Assalamualaykum Ayah dan Bunda,
Biasa pas Lebaran dompet orangtua menipis, sebaliknya dompet anak menebal. Alhamdulillah 😅
InsyaAllah setelah Khalil melewati dua lebaran, selama itu pula uang THR nya aman sama Bunda haha, tak sepeser pun terpakai untuk beli buku Khalil atau jajan Khalil yang lain, sebab itu semua adalah masih urusan Ayah Bunda 😉
Uang THR Khalil tahun ini hampir sama jumlahnya dengan THR yang dikeluarkan si ayah untuk anak anak saudara yang lain, jadi semacam balik modal lah haha.
Dan ketika saudara ngasi amplop lucu berisi uang itu Khalil senang aja menerimanya. Dan kami gak pernah menyuruh Khalil untuk minta minta amplop tiap kali bertamu atau didatangi tamu. Semoga dijauhkan Allah dari tabiat mental pengemis ya Nak, Aamiin.
Showing posts with label #IbuProfesional #Level8 #Tantangan10Hari. Show all posts
Showing posts with label #IbuProfesional #Level8 #Tantangan10Hari. Show all posts
Saturday, July 14, 2018
Jangan Mengabaikan Kata Cukup Pada Anak
Assalamualaykum Ayah Bunda,
Belajar pengasuhan berarti belajar komunikasi pada anak, agar bagaimana pesan yang singkat bisa sampai kepada anak dan diterima dengan baik.
Tentu berbicara pada anak berbeda denga orang dewasa, untuk itu lagi lagi orangtua perlu tahu ilmunya.
Satu kata dalam komunikasi kami adalah kata cukup. Kata ini ternyata luarbiasa sekali dan aku baru tahu belakangan haha.
Jadi begini, tempo hari gegara baca dicatatan mana gitu, sepertinya di catatan pengasuhan Wina Risman kalo gak salah, dan membahas kata cukup.
Ketika makan sebagian besar orang tua mengabaikan rasa kenyang pada anak dengan terus menjejali mulutnya dengan sendok berisi nasi dan lauk padahal anak sudah kenyang, namun orangtua gak percaya, tetap aja anak dikira belum kenyang, ya kali lambungnya kayak supir truk 😬.
Dari adab makan saja orangtua sudah melakukan kekeliruan dengan mengabaikan rasa kenyang atau cukup, secara tidak langsung orangtua mengajarkan anak untuk tamak dan rakus. Ya Allah Naudzubillah.
Yuk kita kenalkan kata cukup pada anak!
Semoga bermanfaat!
Belajar pengasuhan berarti belajar komunikasi pada anak, agar bagaimana pesan yang singkat bisa sampai kepada anak dan diterima dengan baik.
Tentu berbicara pada anak berbeda denga orang dewasa, untuk itu lagi lagi orangtua perlu tahu ilmunya.
Satu kata dalam komunikasi kami adalah kata cukup. Kata ini ternyata luarbiasa sekali dan aku baru tahu belakangan haha.
Jadi begini, tempo hari gegara baca dicatatan mana gitu, sepertinya di catatan pengasuhan Wina Risman kalo gak salah, dan membahas kata cukup.
Ketika makan sebagian besar orang tua mengabaikan rasa kenyang pada anak dengan terus menjejali mulutnya dengan sendok berisi nasi dan lauk padahal anak sudah kenyang, namun orangtua gak percaya, tetap aja anak dikira belum kenyang, ya kali lambungnya kayak supir truk 😬.
Dari adab makan saja orangtua sudah melakukan kekeliruan dengan mengabaikan rasa kenyang atau cukup, secara tidak langsung orangtua mengajarkan anak untuk tamak dan rakus. Ya Allah Naudzubillah.
Yuk kita kenalkan kata cukup pada anak!
Semoga bermanfaat!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tip Keren Agar Ibu Santai Bicara Menstruasi Pada Anak
Assalamualaykum Bunda, Menstruasi pada anak perempuan adalah hal normal namun zaman saya dulu sungguh hal ini masih tabu, gak banyak orangt...
-
Bismillah, Assalamualaykum, Mamsii, siapa disini yang bersikeras buanget buanget pasca melahirkan ingin melakukan IMD pada bayinya? ...
-
Assalamualaykum, Perkenalkan saya Bunda Khalil, emak sholehah (insyaAllah ) berkacatama dan baru dikaruniai satu putra. Domisili di Me...
-
Assalamualaykum, Melalui laman blog ini blogger menyatakan bahwa bundakhalil.blogspot.co.id adalah blog pribadi. Semua postingan berasal ...

