Sebenarnya maksud judul postingan aku itu mau menceritakan tentang kabar toilet training Khalil π
.
Seperti yang pernah aku ceritakan sebelumnya. Toilet Training masih dibiasakan siang hari saja. Alhamdulilah sudah menampakkan hasil.
Khalil sudah mulai kenalan dengan rasa kebelet pipis dan poop. Hal ini hasil stimulus yang tidak boleh bosan terutama emaknya.
Jadi, tiap usai mandi pagi lalu pakai baju, aku akan mengingatkan Khalil seperti ini,
"Khalil kalau mau pipis dan poop, bilangnya bagaimana? Bunda..."
"Bunda, Khalil mau pipis, mau poop..."
Aku melanjutkan "Ayo kita ke...?"
"KAMAR MANDI"
"Yeay!!!"
Anak 2 tahun ini hobi merekam π₯ di lapangan banyak fakta orang tua yang dengan lempengnya membiarkan anak laki-laki mereka pipis sembarangan π’π’π’π€. Dan aku gak akan membiarkan Khalil meniru hal buruk tersebut. Bismillah semoga kita bisa ya Nak! Bisa untuk jadi baik !
Saturday, January 20, 2018
Friday, January 19, 2018
Belajar Naik Sepeda dan Melompat
Khalil juara di linguistik tapi untuk kinestetiknya, Khalil agak kurang sehingga perlu banyak stimulus.
Beberapa hari ini ia senang bersepeda walau mengayuhnya masih mengandalkan kaki daripada pedal sepedanya π tapi begitupun Bunda udah senang banget ^^ dan percaya perlahan Khalil akan bisa mengayuh sepeda.
Selain bersepeda, Khalil juga senang belajar melompat, dia begitu penasaran. Berkali-kali ia coba melompat berkali-kali pula ia menjatuhkan badannya. Ayah Bunda kerjasama untuk stimulus kemampuan melompat Khalil. Alhamdulillah Khalil mulai bisa meski belum melompat tinggi ya Nak.
Yang buat Bunda suprised adalah rasa penasaran Khalil itu loh. Seolah-olah Khalil mau bilang gini, 'Bunda, Khalil bisa melompat, pasti bisa!' , MasyaAllah lucu deh, dan binar di mata Khalil saat berhasil lompat, gak bisa Bunda lupain *_*
Dan sepertinya Khalil juga mulai penasaran dengan kegiatan yang berhubungan dengan gerak. Semalam sore, sampai gak berkedip melihat abang-abang main sepak bola.
Pun Bunda juga akan banyakin kegiatan gerak sebelum mulai pembelajaran. Kita habiskan energi Khalil dulu biar bisa masuk informasi yang akan Bunda sampaikan ^^.
Semangat ya Khalil.
Beberapa hari ini ia senang bersepeda walau mengayuhnya masih mengandalkan kaki daripada pedal sepedanya π tapi begitupun Bunda udah senang banget ^^ dan percaya perlahan Khalil akan bisa mengayuh sepeda.
Selain bersepeda, Khalil juga senang belajar melompat, dia begitu penasaran. Berkali-kali ia coba melompat berkali-kali pula ia menjatuhkan badannya. Ayah Bunda kerjasama untuk stimulus kemampuan melompat Khalil. Alhamdulillah Khalil mulai bisa meski belum melompat tinggi ya Nak.
Yang buat Bunda suprised adalah rasa penasaran Khalil itu loh. Seolah-olah Khalil mau bilang gini, 'Bunda, Khalil bisa melompat, pasti bisa!' , MasyaAllah lucu deh, dan binar di mata Khalil saat berhasil lompat, gak bisa Bunda lupain *_*
Dan sepertinya Khalil juga mulai penasaran dengan kegiatan yang berhubungan dengan gerak. Semalam sore, sampai gak berkedip melihat abang-abang main sepak bola.
Pun Bunda juga akan banyakin kegiatan gerak sebelum mulai pembelajaran. Kita habiskan energi Khalil dulu biar bisa masuk informasi yang akan Bunda sampaikan ^^.
Semangat ya Khalil.
Thursday, January 18, 2018
Kecerdasan Linguistik Khalil
Semakin hari kadang semakin wow kemampuan linguistik Khalil, penguasaan kalimatnya sudah mulai banyak.
Beberapa kalimat ia gunakan untuk mengingatkan Ayah dan Bunda bahkan orang sekitar,
"Bundaaa, No main hape"
"Ayah! Bangun, ayo kita jalan-jalan!"
atau
Saya pernah tak sengaja tumpahkan air dan minta tolong pada Khalil untuk ambilkan kain lap, tau apa reaksinya?
"Bunda, kok ditumpahkan airnya? Ooo...jangan ditumpahkan airnya"
"Bunda gak sengaja Nak" sambil pura-pura menangis. Khalil berlalu ambil kain lap, padahal kain lap gak jauh sih tapi dia ambil kain lap di belakang. :-p
"Jangan tumpahkan air lagi ya, licin! Nanti Owe jatuh"
"IYA NAAAK" T_T sambil nangis saya makin kenceng.
Ya ampun segini amat yak dimarahi anak, huhu.
Teringat saya akan kata Bu Mulia, pakar parenting di Medan "jadilah bodoh dihadapan anak-anak, karena yang sesungguhnya pintar adalah anak-anak kita"
MasyaAllah! Dengan menjadi bodoh, banyak kecerdasan anak yang keluar.
Beberapa kalimat ia gunakan untuk mengingatkan Ayah dan Bunda bahkan orang sekitar,
"Bundaaa, No main hape"
"Ayah! Bangun, ayo kita jalan-jalan!"
atau
Saya pernah tak sengaja tumpahkan air dan minta tolong pada Khalil untuk ambilkan kain lap, tau apa reaksinya?
"Bunda, kok ditumpahkan airnya? Ooo...jangan ditumpahkan airnya"
"Bunda gak sengaja Nak" sambil pura-pura menangis. Khalil berlalu ambil kain lap, padahal kain lap gak jauh sih tapi dia ambil kain lap di belakang. :-p
"Jangan tumpahkan air lagi ya, licin! Nanti Owe jatuh"
"IYA NAAAK" T_T sambil nangis saya makin kenceng.
Ya ampun segini amat yak dimarahi anak, huhu.
Teringat saya akan kata Bu Mulia, pakar parenting di Medan "jadilah bodoh dihadapan anak-anak, karena yang sesungguhnya pintar adalah anak-anak kita"
MasyaAllah! Dengan menjadi bodoh, banyak kecerdasan anak yang keluar.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tip Keren Agar Ibu Santai Bicara Menstruasi Pada Anak
Assalamualaykum Bunda, Menstruasi pada anak perempuan adalah hal normal namun zaman saya dulu sungguh hal ini masih tabu, gak banyak orangt...
-
Bismillah, Assalamualaykum, Mamsii, siapa disini yang bersikeras buanget buanget pasca melahirkan ingin melakukan IMD pada bayinya? ...
-
Assalamualaykum, Perkenalkan saya Bunda Khalil, emak sholehah (insyaAllah ) berkacatama dan baru dikaruniai satu putra. Domisili di Me...
-
Assalamualaykum, Melalui laman blog ini blogger menyatakan bahwa bundakhalil.blogspot.co.id adalah blog pribadi. Semua postingan berasal ...